Situs Saya / Blogging / Bagaimana Cara Membuat Artikel Yang SEO Itu?

Bagaimana Cara Membuat Artikel Yang SEO Itu?

Jika anda menginginkan artikel mudah ditemukan melalui mesin pencari seperti Google, Bing, Yahoo, dll, tentunya penerapan SEO merupakan hal tidak dapat diabaikan, termasuk dari sisi artikel, anda harus tahu apa yang dimaksud artikel yang seo friendly. Walaupun logaritma mesin pencari dinamis terus berubah, masih ada beberapa konsep dasar yang masih berlaku untuk diterapkan.

Tentang Fokus Kata Kunci ( Keyword / KW )

Ketika kita ingin menyampaikan tulisan tentang “cara membuat kopi yang enak”, maka kita sudah memiliki kata kunci, jangan dibuat sulit dan ribet. Apa kata kunci nya? Tentu saja “cara membuat kopi hitam yang enak”. Disini kita tidak akan membahas nilai monetasi, besar pencarian, ataupun tentang  trend dari kata kunci, tapi hanya untuk mengetahui apa itu kata kunci.

Kadang dalam pengambangan kata kunci menjadi sebuah artikel, sering ternjadi pembiasan fokus , isi artikel menjadikannya samar, sebenarnya apa yang dibahas artikel tsb. Misal, dalam pengembangan di badan artikel, ternyata anda lebih sering membahas tentang jenis-jenis kopi, terlalu sering membandingkan dengan teh misalnya, atau menceritakan teman tentang kopi tersebut. Dan isi artikel tentang cara membuat kopi yang enak hanya dua paragraf dari 15 paragraf keseluruhan.

Judul Artikel

Tidak hanya untuk mesin pencari, tentunya pembaca (manusia) pun harus tau apa isi artikel melalui judulnya. Terutama saat artikel ditampilkan dalam arsip yang hanya menampilkan judul. Maka judul harus mewakili isi artikel, dan lebih baik lagi membangkitkan hasrat untuk membaca kelanjutannya.

Kadang judul dapat berisi kata kunci penuh atau dengan penambahan atau penyisipan kata. Misal “Bagaimana Cara Membuat Kopi Yang Enak?” atau “Cara Membuat Kopi Yang Enak Ala Wely”.

Badan Artikel

Beberapa kriteria artikel yang baik adalah original dan unique, tidak ada duanya / duplikatnya di belantara internet. Panjang artikel minimal 300 kata, informatif  dan bernilai / bermanfaat untuk dibaca. Jika artikel terlalu pendek menurut saya pribadi itu bukanlah artikel, tapi lebih cocok disebut update status atau catatan kecil. :P

Pengembangan artikel dari kata kunci harus mengingat topik / tujuan awal artikel itu dibuat, ingatlah kata kuncinya. Harus ada penekanan untuk kata-kata yang penting dalam artikel, berikan cetak tebal, huruf miring, garis bawah atau heading. Terutama untuk kata-kata yang berhubungan dengan kata kunci. Misal “…setelah mengetahui beberapa sifat jenis kopi, kini anda dapat membuat kopi yang enak berdasarkan sifat kopi tersebut. Memberikan perlakuan yang tepat…”

Berikan sekitar 2 s.d. 4 kata kunci untuk sebuah artikel. Berikan variasi, jangan tebal semua atau cetak miring semua, dan kadang tidak harus ada penekanan, bahkan disisipi kata lain ditengah kata kunci. Intinya, harus tetap enak dibaca manusia. Coba anda bayangkan, saat artikel kita nyantol di halaman satu SERP, lalu saat dibaca manusia justru memberikan bahasa yang amburadul, atau bahkan isi yang kurang relevan. Bisa-bisa pembaca malah kapok untuk kembali ke blog anda.

Jadi, artikel yang SEO friendly tapi tidak memberikan isi artikel yang relevan, tidak fresh, tidak enak dibaca atau kurang bermanfaat, justru dapat menjadi bumerang untuk jangka panjang.

Melengkapi Dengan Gambar Yang Sesuai

Katanya gambar itu mewakili seribu kata, tapi yang jelas gambar itu dapat mempercantik tampilan dan memperjelas maksud artikel. Jadi berikan gambar yang sesuai. Saat mengupload atau menyunting gambar, jangan lupa untuk memberikan keterangan gambar pada bagian Judul Gamabr dangan kata kunci atau keterangan gambar. Lalu pada Teks Alternatif berikan juga seperti pada judul gambar, hanya saja awaldi dengan kata gambar. Misal gambar tentang cara merebus kopi agar enak, berikan judul “cara merebus kopi agar enak”, lalu pada teks alternatif isi “gambar cara merebus kopi agar enak”.

Jangan Remehkan Tags

Tags adalah beberapa kata atau frasa yang berhubungan erat dengan isi artikel. Kadang tag dapat diambil untuk meta keyword, hanya saja sebagian besar praktisi sudah tidak mengguanakan meta keyword.

Terlepas dari meta keyword, pemberian tag masihlah sangat penting. Tags ini akan digunakan untuk mengaitkan artikel dari artikel lain yang bersingguangan topik. Terutama untuk situs yang mengandalkan index Google News, maka tags ini dapat digunakan sebagai meta news keyword.

Contoh pemberian tag misalnya “kopi enak, cara membuat kopi, kopi yang enak, membuat kopi yang enak”.

Meta Deskripsi

Ini temasuk bagian yang sangat-sangat-sangat-sangat penting. Di hasil pencarian, ada 3 item yang ditampilkan, yaitu judul artikel, tautan, dan deskripsi meta.

Anda dapat mengisinya saat menulis artikel, berada dbawah isian artikel pasa kotak WordPress SEO by Yoast. Isilah meta deskripsi dengan intisari dari artikel, dan harus mengandung kata kunci artikel tsb. Ingat, panjangnya hanya 140 karakter dan harus mewakili artikel dan menarik.

 

Sesederhana itu kah? Ya betul dari sisi artikel memang sesederhana itu. Tapi anda juga jangan lupakan optimasi dari sisi yang lain. Tapi jika anda ternyata justru kesulitan, dan menganggap ini terlalu kompleks untuk anda, percayalah.. Anda akan terbiasa jika sudah mencobanya, semakin terasah, terbiasa lalu lebih menjadi mahir dari penulis. Jadi selamat mencoba ya..

Penulis: Wely Hariyanto

Foto Profil dari Wely Hariyanto
Blogger yang suka kerjasama team :)

4 comments

  1. Holili Sutedjo

    KW desensity perlu gak om??
    posisi KW gmn???

    • Foto Profil dari Wely Hariyanto

      wah kalo kw densiti ada di tingkatan selanjutnya, mungkin yg bertanya sering pake jd lebih faham.
      kalo update logaritma se skrg sebenarnya rada gneri juga kalo terlalu fokus ke seo, terutama kw ya.

      menurut ane kw density perlu, agar kita tau bahwa artikel kita tidak dipenuhi hanya oleh kw saja hehe..

      kalo posisi kw sepengetahuan sy, di paragraf pertama harus mengandung kw. Sisanya lagi untuk artikel 3oo kata, mungkinutuh 2-3 kw lagi yang tersebar di artikel. dan beberapa diantaranya diberikan penekanan dengan cetak tebal, huruf miring, garis bawah, dll.

      Satu lagi, kw di artikel mending yang eksak satu saja, sisanya bisa divariasikan dengan penambahan atau penyisipan atau bahkan kw turunannya. misal kw utama “membuat kopi yang enak”, kw variasi dan turunannya, “membuat kopi hitam enak”, “cara membuat kopi susu yang enak”, dll.

  2. Terima kasih atas infonya sahabatm benar-benar sangat membantu..

Tinggalkan Balasan

x

Check Also

Blogger Ramadhan

6 Tips Ngeblog Saat Bulan Puasa Ramadhan

Selamat siang belovers.. Dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang akan menjalankannya. Karena ...