Situs Saya / Blogging / Menulis Tidak Hanya Menuangkan Ide ke dalam Kata-Kata

Menulis Tidak Hanya Menuangkan Ide ke dalam Kata-Kata

Menulis bagi sebagian orang adalah satu pekerjaan berat, bak hantu mengerikan yang siap menakut-nakuti. Karena ketakutan inilah banyak mahasiswa yang akhirnya DO dari kampusnya di tahun-tahun akhir ia menyusun skripsi. Namun, apa sebenarnya yang ditakuti dari menulis?

Bagi sebagian yang lain, menulis adalah satu pekerjaan menyenangkan, baik mendapatkan imbalan atapun tidak. Menulis adalah cara orang menyampaikan apa yang ada dalam benaknya kepada orang lain.

Manfaat Menulis 3

Joe Bunting, seorang penulis best seller di Amazon.com, dalam tulisannya di Thewritepractice.com  mengatakan bahwa paling tidak ada 4 manfaat menulis:

1. Menulis untuk benar-benar hidup

Menulis untuk benar-benar hidup berarti bahwa dengan menulis membuat kita masuk ke dalam satu momen di mana kita dapat melihat tajamnya pisau potong rumput, mendengar kicauan burung, melihat bayangan pepohan, dan melihat banyak hal seolah seperti pertama kali melihat.

Dengan menulis membantu kita mampu melihat indahnya seni dari kejadian-kejadian biasa yang sebenarnya terjadi dalam kehidupan sehari-hari kita.

 2. Menulis untuk mengukir membuat nama kita sendiri

Ketika kita tidak melakukan sesuatu yang dapat ditinggalkan setelah meninggal dunia, maka nama kita akan sangat mudah dilupakan orang. Tetapi, bayangkan Albert Einstein, Ibnu Sina, Ibnu Taimiyah, Socrates, dan penulis-penulis besar lainnnya, mereka sudah tidak ada tetapi nama mereka abadi seiring dengan karya-karya mereka dalam bentuk tulisan.

Jika kita jujur, kita ingin hidup selamanya. Namun, hukum alam memastikan bahwa kita mustahil untuk secara fisik hidup selamanya. Dengan meninggalkan tulisan, berarti kita akan “hidup” kendati kita sudah tiada.

3. Menulis untuk mengubah dunia

James Sidis adalah orang yang paling jenius sepanjang massa, dengan IQ mencapai 250-300, jauh di atas Albert Einstein yang memiliki hanya 160. Kejeniusan Sidis tidak ia tuangkan ke dalam bentuk tulisan, ia jenius hanya untuk diri sendiri. Hingga, ketika kematian menjemputnya, ia tidak memiliki sesuatu yang dapat ditinggalkan dan berpengaruh kepada dunia, walaupun hanya sesuatu yang kecil. Akan tetapi, Albert Einstein, dengan karya-karyanya yang ia tuangkan dalam bentuk tulisan, telah mengubah peradaban dunia. Ilmu yang ia pelajari dan tuangkan dalam tuisan telah menginspirasi temuan-temuan baru bagi perubahan dunia.

 4. Menulis untuk menemukan arti dan makna

Seorang psikiatris Victor Frankl menyatakan bahwa pencarian sejati manusia itu bukanlah kebahagiaan ataupun kesenangnan, tetapi makna. “Kehidupan ini tidak pernah tertekan karena keadaan, namun karena kurangnya makna dan tujuan hidup,” tulis Frankl dalam bukunya Man’s Search for Meaning.

Seorang penulis terbakati secara naluri untuk menemukan arti bagi dirinya sendiri dan juga membantu orang lain menemukan makna hidup. Setiap penulis adalah pencerita bagi setiap cerita kehidupan yang menjadikannya menghidupkan cerita itu dalam kesehariannya. Ia menjadi  pencerita untuk dihidupkan dalam kehidupan orang lain.

Penulis menulis untuk membawa arti bagi dunia ini.

 Katifitas Menulis 1

Selain empat alasan di atas, menulis juga dapat menjadi sarana pembelajaran untuk mempertajam dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi seseorang. Dalam kehidupan sehari-hari, ketika seringkali terhambat untuk menyampaikan gagasan yang ada dalam benak kita, baik dalam bentuk komunikasi verbal maupun tulisan.  Dengan menulis secara rutin akan meningkatkan skill ekspresi diri, yakni skill yang berguna dalam komunikasi tulisan seperti email, dan yang akan terterjemahkan ke dalam komunikasi lisan. .

Kemampuan analisis dan rasional juga akan berkembang dengan menulis. Menuangkan masalah-masalah Anda dengan selembar kertas juga akan mendorong anda berpikir banyak hal dengan cara yang linear dan non linear serta lebih jelas.

Banyak orang yang cenderung panik dan bereaksi secara emosional atas masalah-masalah mereka, namun jika Anda terbiasa memecahkan masalah dengan memproses setiap komponen masalah dalam bentuk tulisan, Anda sebetulnya sedang mengembangkan pendekatan dan serangkaian keterampilan ke arah yang lebih baik. Paling tidak Anda akan mampu menunda sebentar untk memikirkan situasi yang tepat sebelum terjebak ke dalam kepanikan.

Dengan demikian, dengan menulis Anda akan mendapatkan banyak manfaat yang baik disadari secara langsung ataupun yang didapatkan secara “tidak sengaja” dari proses tersebut.

Jadi, mengapa Anda tidak memulai untuk menulis sekarang juga?

*gambar: www.oprah.com & www.prnewsonline.com

Penulis: Lintang Sunu

Foto Profil dari Lintang Sunu
Seorang Financial Service Consultant di sebuah perusahaan asuransi swasta terbesar di Indonesia. Aktif dalam dunia blogging sejak tahun 2008 dan fokus pada masalah sosial, perencanaan keuangan, dan kritik sosial.

Tinggalkan Balasan

x

Check Also

Blogger Ramadhan

6 Tips Ngeblog Saat Bulan Puasa Ramadhan

Selamat siang belovers.. Dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang akan menjalankannya. Karena ...